KETIKA UNDERGROUND TIDAK LAGI BERARTI TIDAK TERKENAL

 













Siapa yang Berhak Disebut Underground dalam Hip Hop Modern

Ada satu pertanyaan yang semakin menarik untuk dibicarakan dalam perkembangan hip hop modern

Apakah seorang rapper masih bisa disebut underground ketika dirinya sudah terkenal

Bayangkan seorang rapper yang awalnya merekam lagu di kamar sendiri menjual CD atau merchandise sendiri tampil di panggung kecil membangun komunitas dari nol dan tidak bergantung kepada label besar

Kemudian musiknya viral

Jumlah pendengarnya mencapai jutaan

Dia mulai diundang ke festival besar

Memiliki jutaan pengikut di media sosial

Merilis merchandise dalam jumlah besar

Mendapat endorsement

Bahkan masuk chart musik

Pertanyaannya

Apakah dia masih underground

Atau sejak saat itu dia sudah menjadi mainstream

Pertanyaan tersebut ternyata tidak sesederhana membedakan rapper terkenal dan rapper yang tidak terkenal

Sebab semakin berkembangnya teknologi media sosial platform streaming dan ekonomi kreator batas antara underground dan mainstream menjadi semakin kabur

Dan mungkin inilah salah satu perdebatan paling menarik dalam hip hop modern

 


UNDERGROUND ITU SEBENARNYA APA

Secara sederhana underground hip hop sering dipahami sebagai hip hop yang berada di luar arus utama atau mainstream

Tetapi definisi tersebut terlalu sederhana

Underground tidak memiliki satu karakter suara tertentu

Underground tidak harus selalu boom bap

Tidak harus selalu menggunakan sample vinyl

Tidak harus menggunakan beat lo fi

Tidak harus selalu berbicara tentang politik

Tidak harus selalu menggunakan pakaian tertentu

Bahkan underground tidak harus terdengar old school

Underground bukan sebuah genre musik

Underground lebih tepat dipahami sebagai posisi budaya dan sebuah ekosistem

Di dalamnya terdapat seniman komunitas DJ MC breaker graffiti producer kolektif dan berbagai elemen lain yang membangun kultur dari bawah

 

DARI MANA KONSEP UNDERGROUND MUNCUL

Ada sebuah ironi menarik

Hip hop sendiri pada awalnya adalah budaya underground

Hip hop berkembang dari komunitas lokal pesta jalanan DJ MC breakdance graffiti dan ruang ruang komunitas yang berada jauh dari pusat industri musik

Ketika hip hop mulai memperoleh perhatian industri musik dan menjadi produk komersial yang sangat besar muncul kebutuhan dari sebagian pelaku untuk mempertahankan identitas yang dianggap lebih asli

Dari sinilah muncul salah satu pertentangan penting dalam perkembangan hip hop

Underground melawan mainstream

Underground kemudian tidak hanya berarti belum terkenal

Underground menjadi simbol kebebasan kreatif kemandirian komunitas identitas dan perlawanan terhadap komersialisasi

Di dalam budaya hip hop muncul pula sebuah konsep yang sangat terkenal yaitu keeping it real

Menjadi nyata

Menjadi diri sendiri

Tidak berpura pura menjadi sesuatu yang bukan diri kita

Namun persoalannya kemudian menjadi lebih rumit

Siapa yang berhak menentukan seseorang itu real atau fake

 

UNDERGROUND DAN MAINSTREAM

Pada masa lalu perbedaan underground dan mainstream relatif lebih mudah dilihat

Rapper underground biasanya bekerja secara independen membangun komunitas dari bawah membuat musik dengan kebebasan yang lebih besar dan tidak terlalu bergantung kepada industri musik

Sementara mainstream lebih dekat dengan perusahaan rekaman besar media massa radio televisi distributor dan pasar yang lebih luas

Tetapi model tersebut semakin sulit diterapkan pada zaman sekarang

Internet telah menghancurkan banyak batas lama

Sekarang seorang rapper bisa merekam musik sendiri memproduksi beat sendiri mendistribusikan musik sendiri membangun fanbase sendiri menjual merchandise sendiri dan mendapatkan jutaan streaming tanpa harus menjadi bagian dari major label

Artinya popularitas tidak lagi otomatis berarti mainstream

Seorang rapper bisa sangat terkenal tetapi tetap independen

Di sisi lain seorang rapper yang tidak terlalu terkenal juga belum tentu benar benar underground dalam pengertian budaya

 

APAKAH UNDERGROUND BERARTI TIDAK TERKENAL

Tidak selalu

Ini adalah salah satu kesalahpahaman terbesar tentang underground

Banyak orang menganggap underground berarti rapper yang belum terkenal

Padahal underground jauh lebih kompleks daripada sekadar jumlah pendengar

Pertanyaan yang lebih penting adalah siapa yang mengontrol musik tersebut

Siapa yang menentukan arah kreatifnya

Dari mana komunitasnya berasal

Bagaimana dia membangun kariernya

Apa nilai yang dia pertahankan

Seberapa besar ketergantungannya terhadap industri

Dan apakah dia masih mempunyai kebebasan untuk menentukan apa yang ingin dia katakan melalui musiknya

Karena itu seorang rapper dengan sepuluh ribu pendengar belum tentu underground

Sebaliknya seorang rapper dengan satu juta pendengar masih mungkin dianggap underground oleh komunitas tertentu

Popularitas hanyalah salah satu ukuran

Bukan satu satunya ukuran

 

POPULARITAS TIDAK SELALU MEMBUNUH UNDERGROUND

Ada anggapan bahwa ketika seorang rapper sudah terkenal maka dia otomatis bukan underground

Namun sejarah hip hop menunjukkan persoalan tersebut tidak sesederhana itu

Banyak seniman yang berasal dari lingkungan independen dan underground kemudian memperoleh popularitas besar

Sebagian dari mereka bahkan masuk ke industri musik tanpa sepenuhnya meninggalkan identitas awal mereka

Inilah yang membuat batas antara underground dan mainstream semakin kabur

Seorang seniman dapat bekerja sama dengan perusahaan besar tetapi tetap mempunyai kendali terhadap musiknya

Seorang rapper dapat bermain di festival besar tetapi tetap aktif membangun komunitas lokal

Seorang rapper dapat mempunyai jutaan pendengar tetapi tetap memproduksi musik secara independen

Dengan demikian popularitas tidak selalu berarti kehilangan identitas underground

Yang berubah bisa saja hanya skala audiensnya

 

UNDERGROUND BISA MENJADI IDENTITAS

Underground bukan hanya kategori musik

Underground juga bisa menjadi identitas budaya

Seorang rapper bisa menyebut dirinya underground karena merasa mempunyai hubungan yang kuat dengan komunitasnya

Ia mungkin tidak tertarik mengikuti formula industri

Ia mungkin memilih bahasa sendiri

Ia mungkin mengangkat persoalan daerahnya

Ia mungkin mempertahankan cara produksi sendiri

Ia mungkin memilih untuk tidak mengikuti tren yang sedang populer

Dalam konteks seperti ini underground menjadi sebuah identitas

Bukan sekadar ukuran popularitas

 

MASALAH AUTENTISITAS

Di sinilah muncul persoalan yang lebih besar

Siapa yang menentukan seorang rapper itu real

Apakah seorang rapper harus berasal dari jalanan

Apakah harus hidup miskin

Apakah harus mengalami kehidupan keras

Apakah harus menggunakan bahasa tertentu

Apakah harus menggunakan beat boom bap

Apakah harus menolak autotune

Apakah harus menolak musik komersial

Apakah rapper yang menggunakan teknologi modern otomatis menjadi kurang real

Tidak ada jawaban yang berlaku untuk semua orang

Setiap komunitas mempunyai standar dan sejarahnya sendiri

Sesuatu yang dianggap real di satu komunitas belum tentu dianggap real di komunitas lain

Karena itu perdebatan tentang underground sebenarnya juga merupakan perdebatan tentang autentisitas

 

KETIKA UNDERGROUND MENJADI GAYA

Ini adalah salah satu paradoks terbesar dalam budaya hip hop

Ketika underground semakin populer underground sendiri dapat berubah menjadi sebuah gaya

Graffiti bisa menjadi desain komersial

Pakaian streetwear bisa menjadi produk fashion mahal

Beat boom bap bisa menjadi formula industri

Estetika jalanan bisa menjadi konsep iklan

Bahkan kata underground sendiri bisa menjadi bagian dari strategi pemasaran

Di sinilah muncul sebuah ironi

Underground yang pada awalnya muncul sebagai perlawanan terhadap komersialisasi justru dapat dikomersialisasikan

Apa yang dahulu dianggap sebagai budaya alternatif akhirnya dapat dijual sebagai produk

 

KETIKA ANTI MAINSTREAM MENJADI MAINSTREAM

Bayangkan sebuah perusahaan menjual kaos dengan tulisan ANTI MAINSTREAM

Kaos tersebut kemudian diproduksi secara massal

Dijual di berbagai marketplace

Dipromosikan oleh influencer

Dipakai oleh jutaan orang

Pertanyaannya

Apakah anti mainstream masih benar benar anti mainstream

Hal yang sama dapat terjadi dalam hip hop

Seorang rapper dapat membangun identitas sebagai seniman yang melawan industri

Kemudian mendapatkan sponsor tampil di festival besar menjual merchandise mendapatkan kontrak distribusi dan masuk playlist besar

Apakah dia otomatis kehilangan identitas underground

Belum tentu

Karena mungkin yang berubah adalah skala bisnisnya bukan prinsip kreatifnya

 

UNDERGROUND BUKAN BERARTI ANTI UANG

Ada anggapan bahwa rapper underground tidak boleh menghasilkan uang

Menurut saya pandangan tersebut keliru

Seorang seniman tetap membutuhkan uang

Studio membutuhkan biaya

Peralatan membutuhkan biaya

Video klip membutuhkan biaya

Panggung membutuhkan biaya

Transportasi membutuhkan biaya

Merchandise membutuhkan modal

Bahkan mempertahankan komunitas membutuhkan biaya

Masalah sebenarnya bukan apakah seorang rapper menghasilkan uang

Pertanyaan yang lebih penting adalah apakah uang tersebut kemudian menentukan seluruh arah karya

Ada perbedaan antara menggunakan musik sebagai sumber penghasilan dengan menjadikan uang sebagai satu satunya alasan untuk membuat musik

Seorang rapper dapat menghasilkan uang dan tetap independen

Seorang rapper dapat mempunyai sponsor dan tetap mempunyai prinsip

Seorang rapper dapat bekerja sama dengan perusahaan besar tanpa menyerahkan seluruh identitas kreatifnya

Profesional tidak berarti mainstream

Menghasilkan uang tidak berarti menjual identitas

 

UNDERGROUND DI ERA STREAMING

Streaming semakin mengaburkan definisi underground

Pada masa lalu seorang rapper dapat disebut underground karena tidak masuk radio

Sekarang radio bukan lagi satu satunya pintu menuju audiens

Seorang rapper dapat mempunyai ratusan ribu bahkan jutaan pendengar melalui Spotify YouTube TikTok Instagram dan berbagai platform digital lainnya

Namun dia tidak pernah masuk radio

Tidak pernah tampil di televisi nasional

Tidak mempunyai kontrak dengan major label

Lalu apakah dia mainstream

Belum tentu

Inilah keadaan baru dalam industri musik

Popularitas dapat tumbuh tanpa mengikuti jalur industri tradisional

 

UNDERGROUND DI ERA MEDIA SOSIAL

Media sosial menciptakan paradoks baru

Seorang rapper underground membutuhkan media sosial untuk berkembang

Tetapi media sosial bekerja berdasarkan algoritma

Algoritma menyukai engagement viralitas konsistensi dan konten yang mudah dikonsumsi

Akibatnya rapper underground menghadapi sebuah dilema

Apakah saya membuat musik yang benar benar ingin saya buat

Atau saya membuat musik yang kemungkinan besar disukai algoritma

Pertanyaan ini sangat penting karena algoritma dapat memengaruhi cara seorang seniman membuat karya

Ketika seorang rapper mulai membuat musik hanya karena ingin mendapatkan views dan engagement maka muncul pertanyaan

Apakah dia masih mengendalikan musiknya

Atau justru algoritma yang mulai mengendalikan dirinya

 

TIKTOK DAN MATINYA BATAS UNDERGROUND

Bayangkan seorang rapper membuat lagu yang sangat underground

Kemudian lagu tersebut digunakan dalam jutaan video TikTok

Tiba tiba semua orang mengenalnya

Tetapi rapper tersebut tetap independen

Dia tetap merekam sendiri

Dia tetap mengontrol labelnya

Dia tetap membangun komunitas sendiri

Apakah viralitas tersebut menghilangkan status underground

Atau justru membuktikan bahwa seorang seniman underground sekarang dapat mencapai audiens besar tanpa meninggalkan sistem independennya

Inilah salah satu pertanyaan baru dalam hip hop modern

 

UNDERGROUND DAN AI

Teknologi AI menambahkan persoalan baru dalam perdebatan underground

Sekarang AI dapat membantu membuat artwork membuat video membuat musik membantu mixing mencari ide bahkan menghasilkan suara vokal

Kemudian muncul pertanyaan

Jika seorang rapper menggunakan AI apakah dia masih underground

Jawabannya tidak sesederhana ya atau tidak

Teknologi pada dasarnya hanyalah alat

Hip hop sendiri sejak awal selalu berkembang bersama teknologi

DJ menggunakan turntable

Producer menggunakan sampler

Rapper menggunakan drum machine

Musisi menggunakan synthesizer

Producer menggunakan komputer

Sekarang manusia menggunakan AI

Yang menjadi persoalan bukan hanya teknologinya

Tetapi seberapa besar peran manusia dalam proses kreatif tersebut

Jika AI hanya menjadi alat bantu maka manusia masih menjadi pusat proses kreatif

Tetapi jika seluruh lagu lirik beat suara artwork dan video dibuat oleh AI kemudian manusia hanya mengunggahnya dan mengaku sebagai penciptanya maka muncul persoalan baru

Apa sebenarnya yang sedang kita sebut sebagai karya seorang rapper

Pertanyaan ini kemungkinan akan menjadi semakin besar dalam beberapa tahun ke depan

 

UNDERGROUND BUKAN SEKADAR SOUND

Kesalahan lain adalah menganggap underground identik dengan boom bap

Boom bap bisa menjadi mainstream

Trap bisa menjadi underground

Drill bisa menjadi underground

Lo fi bisa menjadi mainstream

Experimental rap bisa menjadi populer

Seorang rapper menggunakan sound modern juga masih dapat berada dalam ekosistem underground

Karena underground bukan BPM

Underground bukan jenis drum

Underground bukan jenis pakaian

Underground bukan software yang digunakan

Underground adalah posisi budaya

 

UNDERGROUND JUGA BISA SANGAT PROFESIONAL

Ada anggapan bahwa rapper underground harus memiliki produksi seadanya

Rekaman seadanya

Video seadanya

Artwork seadanya

Panggung seadanya

Manajemen seadanya

Pandangan tersebut perlu ditinggalkan

Seorang rapper dapat mempunyai studio profesional sound engineer manajemen distributor merchandise website publisher dan sponsor

Tetapi tetap mempertahankan identitas independennya

Independen bukan berarti amatir

DIY bukan berarti tidak profesional

Underground bukan berarti harus miskin

 

DARI UNDERGROUND VS MAINSTREAM MENJADI SIAPA YANG MENGONTROL

Mungkin kita membutuhkan cara berpikir baru

Daripada hanya bertanya apakah seorang rapper underground atau mainstream lebih menarik jika kita bertanya siapa yang mengontrol

Siapa yang menentukan musik

Siapa yang menentukan lirik

Siapa yang menentukan visual

Siapa yang menentukan branding

Siapa yang menentukan jadwal rilis

Siapa yang menentukan harga tiket

Siapa yang menentukan merchandise

Siapa yang menentukan kolaborasi

Siapa yang menentukan pesan yang ingin disampaikan

Jika sebagian besar keputusan masih berada di tangan artis dan komunitasnya maka tingkat kemandiriannya masih tinggi

Jika keputusan utama ditentukan oleh pihak lain berdasarkan kepentingan pasar maka tingkat independensinya menjadi lebih rendah

 

UNDERGROUND SEBENARNYA ADALAH SPEKTRUM

Daripada melihat underground dan mainstream sebagai dua dunia yang benar benar terpisah mungkin lebih tepat jika kita melihatnya sebagai sebuah spektrum

Di satu sisi terdapat komunitas lokal independen DIY dan kebebasan kreatif

Di sisi lain terdapat industri besar korporasi pasar massal dan kepentingan komersial

Seorang rapper dapat berada di antara keduanya

Bahkan posisinya dapat berubah sepanjang perjalanan karier

Hari ini independen

Besok bekerja sama dengan perusahaan besar

Lusa kembali independen

Tidak ada aturan bahwa seorang seniman harus berada di satu tempat selamanya

 

UNDERGROUND DI INDONESIA

Di Indonesia persoalan ini menjadi semakin menarik

Indonesia mempunyai rapper independen komunitas hip hop battle rap graffiti DJ breaker producer kolektif studio rumahan label independen dan berbagai komunitas lokal yang berkembang di banyak daerah

Tetapi ekosistem Indonesia tidak sama dengan Amerika

Karena itu definisi underground Indonesia tidak harus mengikuti definisi Amerika

Kita mempunyai kondisi sosial budaya bahasa dan sejarah sendiri

Seorang rapper dari Ende Kupang Jayapura Makassar Medan Bandung Jakarta atau kota kecil lainnya dapat membuat musik menggunakan bahasa daerah mengangkat persoalan lokal membangun komunitas lokal dan mendistribusikan musik melalui internet

Mungkin dia tidak terkenal secara nasional

Tetapi secara budaya dia sedang melakukan sesuatu yang sangat penting

Dia sedang membangun hip hop dari tempatnya sendiri

 

UNDERGROUND DAN IDENTITAS LOKAL

Justru di sinilah underground mempunyai kekuatan besar

Ketika industri mainstream cenderung mencari sesuatu yang dapat diterima pasar yang luas underground mempunyai ruang lebih besar untuk bereksperimen dengan bahasa lokal dialek lokal cerita lokal sejarah lokal masalah sosial lokal musik tradisional simbol lokal fashion lokal dan identitas komunitas

Bayangkan hip hop yang tidak berusaha menjadi versi Amerika

Tetapi menjadi hip hop Indonesia dengan identitas Indonesia

Bahkan lebih jauh

Hip hop NTT

Hip hop Flores

Hip hop Ende

Di titik ini underground bukan sekadar tempat bagi rapper yang belum terkenal

Underground menjadi laboratorium kebudayaan

 

SIAPA YANG BERHAK MENENTUKAN REAL

Ini mungkin inti sebenarnya dari perdebatan underground

Jika seseorang mengatakan rapper tersebut sudah bukan underground maka muncul pertanyaan berikutnya

Menurut standar siapa

Apakah karena jumlah streaming

Karena punya uang

Karena tampil di festival

Karena masuk televisi

Karena menggunakan autotune

Karena menggunakan sponsor

Karena viral

Atau karena musiknya sudah dianggap terlalu mudah diterima masyarakat

Siapa yang mempunyai hak untuk menentukan seseorang real atau tidak real

Apakah komunitas

Apakah pendengar

Apakah sesama rapper

Apakah industri

Atau seniman itu sendiri

Pertanyaan tersebut tidak memiliki jawaban sederhana

Karena underground pada akhirnya juga berkaitan dengan kekuasaan

Siapa yang berhak mengatakan kamu adalah hip hop

Dan siapa yang berhak mengatakan kamu bukan hip hop

 

JADI APAKAH RAPPER YANG SUDAH TERKENAL MASIH BISA DISEBUT UNDERGROUND

Jawabannya bisa

Tetapi tidak otomatis

Popularitas bukan satu satunya ukuran

Yang perlu dilihat adalah kemandirian komunitas identitas autentisitas hubungan dengan industri dan tujuan kreatifnya

Apakah dia masih memiliki kendali terhadap karya

Apakah dia masih mempunyai hubungan nyata dengan komunitas yang membentuknya

Apakah dia masih mempunyai identitas artistik sendiri

Apakah karya tersebut masih merepresentasikan sesuatu yang benar benar diyakini

Apakah industri hanya membantu memperbesar karyanya atau justru menentukan isi karyanya

Dan apakah seluruh aktivitas kreatifnya diarahkan semata mata untuk memenuhi pasar

 

UNDERGROUND TIDAK MATI

Mungkin ini adalah kesimpulan paling penting

Banyak orang mengatakan underground sudah mati

Tetapi mungkin yang sebenarnya terjadi adalah underground tidak hilang

Underground berubah

Dulu underground berarti tidak mendapatkan akses industri

Sekarang underground bisa berarti memilih untuk tidak menyerahkan seluruh kontrol kepada industri

Dulu underground berarti bermain di ruang kecil

Sekarang underground bisa berarti membangun komunitas sendiri di internet

Dulu underground berarti tidak masuk radio dan televisi

Sekarang seorang rapper dapat mempunyai jutaan pendengar tanpa harus menjadi bagian dari mesin industri tradisional

Dulu underground adalah sebuah tempat

Sekarang underground bisa menjadi sebuah cara bekerja

 

PERTANYAAN YANG SEBENARNYA

Mungkin pertanyaan yang lebih tepat bukan apakah kamu underground

Tetapi seberapa besar kendali yang masih kamu miliki atas hip hop yang kamu buat

Karena pada akhirnya menjadi underground bukan soal berapa sedikit orang yang mendengarkan musikmu

Bukan pula soal apakah kamu menggunakan beat boom bap atau trap

Bukan soal apakah kamu mempunyai uang

Bukan soal apakah kamu pernah masuk televisi

Dan bukan pula soal apakah namamu sudah dikenal

Yang lebih penting adalah siapa kamu dari mana kamu berasal siapa komunitasmu apa yang ingin kamu katakan dan siapa yang mempunyai kendali atas suara yang kamu keluarkan

Mungkin seorang rapper bisa naik ke panggung besar tanpa meninggalkan akar undergroundnya

Mungkin seorang rapper bisa mendapatkan jutaan streaming tanpa menjual identitasnya

Mungkin seorang rapper bisa menghasilkan uang tanpa kehilangan kredibilitas

Dan mungkin underground bukan lagi tempat di bawah tanah

Underground adalah sikap untuk tetap mempunyai kendali atas suara sendiri

 

PENUTUP

Hip hop selalu berkembang karena budaya ini tidak pernah benar benar berhenti mempertanyakan dirinya sendiri

Dari Bronx ke berbagai belahan dunia

Dari vinyl ke kaset

Dari CD ke MP3

Dari YouTube ke Spotify

Dari studio profesional ke laptop

Dan sekarang dari manusia ke AI

Setiap perubahan teknologi selalu membawa pertanyaan yang sama

Apa yang masih membuat hip hop menjadi hip hop

Mungkin jawabannya bukan pada jenis beat

Bukan pada pakaian

Bukan pada jumlah pendengar

Bukan pada label

Dan bukan pada popularitas

Mungkin jawabannya ada pada satu prinsip sederhana

KEEP IT REAL

Tetapi pertanyaan berikutnya juga harus kita ajukan

REAL MENURUT SIAPA

Karena selama pertanyaan itu masih diperdebatkan underground kemungkinan besar tidak akan pernah benar benar mati

Underground hanya akan terus berubah bentuk

 

KETIKA UNDERGROUND TIDAK LAGI BERARTI TIDAK TERKENAL KETIKA UNDERGROUND TIDAK LAGI BERARTI TIDAK TERKENAL Reviewed by RAPPER FAMILY on 17.53 Rating: 5

Tidak ada komentar